Menerima Berbagai Perubahan pada Tubuh Paska-Melahirkan

Buat ibu-ibu yang setiap kali bercermin, selalu dihantui pertanyaan, “Ya ampun, is that me?”

Kenapa Saya Tetap Butuh Berteman dengan Mereka yang Tidak Punya Anak

Kenapa saya merasa butuh dan menyenangkan memiliki teman-teman dekat yang belum mempunyai anak? Enam alasan ini adalah jawabannya.

Agar Tak Parno Menghadapi Pertemanan Si Anak Pra-Remaja

Kini tiba saatnya, ketika si sulung saya selangkah lagi masuk ke kelas menengah. Masa-masa di mana ‘apa kata teman’ akan terdengar jauh lebih cool dibanding nasihat kita orangtuanya. Yeah, been there done that.

Riescha Puri Gayatri, “Fokus pada pekerjaan yang berimpact besar terhadap hasil”

Riescha Puri Gayatri “membelah diri” sebagai ibu bekerja, mengurus akun Instagram parenting, sambil merawat Naura 5 tahun, Nara 2 tahun. Bagaimana ia membagi waktu?

zero waste sampaj

Resolusi 2020: Memulai “Less Waste” di Akun Media Sosial Pribadi

Meskipun hanya pengguna biasa, bukan influencer yang followernya puluhan ribu, tetap saja, we are what we post.

Wabah di Cina, Ini yang Perlu Diketahui Seputar Pneumonia

Wabah pneumonia melanda Cina. Di Wuhan, terdapat total 198 kasus, 4 meninggal dunia. Empat kasus serupa juga muncul di Jepang, Thailand, dan Korea Selatan.

Surat untuk Anak Remajaku, Dari Ibu yang Mencemaskanmu Selalu

Mungkin ini kutukan yang hanya bisa dirasakan oleh seorang ibu. Tidak bisa tidak memikirkan dan mencemaskanmu, Nak. Setiap saat. Jauh maupun dekat.

Anak Sekolah Butuh 5 Hal Simpel Ini Dari Orangtuanya Agar Tidak Stres

Bukan hanya orang dewasa saja yang bisa mengalami stres, potensi yang sama bisa dialami anak-anak. Namun kabar baiknya, orangtua bisa menurunkan kadar stres mereka dengan mencontohkan lima hal ini.

Tips Mulai Berbisnis dari Bintan Sholihat: “Just pick one and start selling already”

Mbak Bintan kini membawahi 3 lini bisnis, baju menyusui yang sudah saya kenal sejak Xylo lahir (hampir 6 tahun lalu!), juga brand baju anak dengan napas less waste Mission to Earth!, dan Mai! Aromanis.

Habis-habisan, Semua Demi Anak. Benarkah Cara Itu Terbaik?

Anak memang seperi nyawa kedua kita. Dijaga sepenuh hati, dijaga sebaik mungkin. Tapi jangan sampai sebagai orangtua punya standar yang terlalu tinggi, tidak mengukur kemampuan, untuk memenuhi semua kebutuhannya.